Desa Sudikampiran

Kec. Sliyeg, Kab. Indramayu
Prov. Jawa Barat

Loading

Desa Sudikampiran

Perayaan

Hari Pahlawan

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Sudikampiran Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat

Berita Desa

Komentar Terbaru

Konten Populer

Kategori

  1. Legenda Desa ( Sasakala )

            Desa Sudikampiran termasuk dalam Kecamatan  Sliyeg  merupakan Desa yang paling kecil se-wilayah Kecamatan Sliyeg , dengan luas wilayah 129 Ha. Dan merupakan  Desa Induk, kebanyakan Penduduk Desa Sudikampiran bermata pencaharian sebagai Petani (Bercocok Tanam ). Pada awalnya Desa Sudikampiran bernama Pedukuhan Pringkasap. Pada Suatu hari di Pedukuhan Pringkasap datanglah 5 (Lima) orang utusan dari Kesultanan Cirebon dengan sebutan Rombongan Para Elang Cirebon, pada saat ke 5 (lima) Elang tersebut sedang beristirahat mereka merasa kehausan tetapi mereka tidak menemukan satu sumber mata airpun di Padukuhan Pringkasap tersebut, akhirnya salah satu dari ke lima Elang tersebut berinisiatif  untuk membuat sumber mata air, dan dengan se – Izin Allah pada saat salah satu Elang tersebut menajapkan kerisnya ke Tanah  maka seketika itu juga air keluar dari tanah tersebut, dan setelah ke 5 (lima) rombongan Elang tersebut cukup beristirahat, dan hendak  melanjutkan perjalanan.datanglah seorang anak kecil yang berjalan melewati rombongan tersebut, kemudian di panggillah anak kecil tersebut oleh para Rombongan Elang, dan Salah satu dari kelima Elang tersebut bertanya “ Ini Pedukuhan Apa ? “ kemudian anak kecil tersebut menjawab “ ini Pedukuhan Pringkasap “. Kemudian Para Elang tersebut menitipkan Sumber mata air dan sebuah Keris  kepada anak kecil tersebut dan berkata

“ Ardi, iki sumber banyu Tamtune bermanfaat kanggo sekelilinge ning pedukuhan Pringkasap”. (Ardi, ini adalah Sumber Air yang Sangat bermanfaat bagi penduduk sekeliling yang berada di Pedukuhan Pringkasap) , sejak itu sumber mata air tersebut di kenal sebagai sumur yang di kramatkan yang bernama “ SUMUR TAMTU “.   dari situlah  kemudian di ketahui bahwa anak tersebut bernama “ ARDI” . dari situ lah awal mula terbentuknya nama Desa Sudikampiran . yang berasal dari dua suku kata. Kata SUDI  yang berarti “ Rela”, bahwa rombongan Elang yang berjumlah 5 (lima)  orang  rela beristirahat dan membuat sebuah Sumber mata air, Dan  KAMPIRAN    yang   berarti “ sekedar Mampir” (Istirahat Sebentar), sehingga sempai saat ini Desa Sudikampiran tidak memiliki Buyut (Nenek Moyang / Leluhur) secara Historis. Dan Ki Ardi itu  yang terinspirasi memberi nama Desa Sudikampiran juga sebagai Orang pertama yang memimpin Desa Sudikampiran.                   

 

2. Terbentuknya Desa Sudikampiran

            Catatan sejarah Desa Sudikampiran yang dulunya di sebut sebagai pedukuhan Pringkasap semenjak masa Jabatan sesepuh Kampung yang bernama KI Ardi. Desa Sudikampiran terdiri dari luas wilayah 129 Ha, yang terdiri dari 5 Blok yaitu Blok Pringkasap, Blok Senerang, Blok Prapatan, Blok Sikunang dan Blok Tahu. Berasal mula dari sejarah kedatangan rombongan para Elang dari kesultanan Cirebon, yang pada saat melakukan perjalanan sempat singgah untuk beristirahat di Desa Sudikampiran, dari situlah Ki Ardi terinspirasi menamakan Pedukuhan Pringkasap menjadi Nama Desa Sudikampiran yang terdiri dari Dua suku kata yaitu “SUDI”  dan “KAMPIRAN”. Masyarakat desa Sudikampiran termasuk masyarakat yang Agamis dan taat  menjalankan syariat Islam, tingkat kesadaran pendidikan di Desa Sudikampiran tergolong cukup tinggi, baik itu pendidikan Formal maupun Non Formal. Banyak pula para orang tua yang mengirimkan anak – anaknya ke pondok – pondok pesantren yang terkenal di pulau jawa.

Mayoritas penduduk dari Desa Sudikampiran adalah seorang Petani dan banyak pula yang berprofesi sebagai Guru, PNS,anggota TNI maupun POLRI. Dalam bidang kerajinan Rumah tangga, masyarakat Desa Sudikampiran mempunyai keterampilan khusus dalam memproduksi Komoditas tahu, pasokan Tahu yang ada di wilayah Pasar Jatibarang, Pasar kertasmaya, Pasar Kedokan dan Pasar Karangampel, merupakan suplai dari Desa Sudikampiran.oleh karenanya sangat tepat jika nanti di bangun sebuat central produksi Tahu Tempe di desa Sudikampiran, seperti yang selama ini diharapkan oleh masyarakat Desa Sudikampiran dan sekitarnya.

Desa Sudikampiran merupakan Desa yang kecil, akan tetapi telah banyak mengalami beberapa perubahan dan sejarah kepemimpinannya dan masih terus menata diri. Hasil pembanngunan yang dirasakan tidak lepas juga dari jasa – jasa Kuwu terdahulu di antaranya :

Adapun Nama-nama Kuwu atau Kuwu diantarnya :

  1. Mama Kuwu Ardi, Awal yang memberi nama Desa Sudikampiran
  2. Mama Kuwu Rudita             ( Sekitar Tahun 1930 an  )
  3. Mama Kuwu Dulkadir (  Sekitar Tahun 1940  pada mada Kedudukan Jepang )
  4. Mama Kuwu Dirga dan Kuwu Arma ( Tahun 1946 , ada dualisme Kepemimpinan Kuwu Dirga pilihan Masyarakat dan Kuwu Arma pilihan Belanda)
  5. Mama Kuwu Dirga ( Tahun 1947 s/d 1962 )
  6. Mama Kuwu Nuriman ( Tahun 1963 s/d 1975 )
  7. Mama Kuwu Sukara ( Tahun 1976 s/d 1987 )
  8. Mama Kuwu Nurita ( Tahun 1988 s/d 1998 )
  9. Mama Kuwu Dasuki ( Tahun 1999 s/d 2008 )
  10. Mama Kuwu A.Sucita ( Tahun 2009 s/d 2020 )
  11. Mama Kuwu Jumar ( Tahun 2015 s/d 2021 )
  12. Mama Kuwu A.K.A Somali ( Periode Tahun 2021 s/d 2027)

Kiriman Komentar

Beri Komentar

Desa

1.802

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI1.802penduduk

1.856

PEREMPUAN

PEREMPUAN1.856penduduk

3.658

TOTAL

TOTAL3.658penduduk

Statistik Pengunjung
Hari ini : 139
Kemarin : 299
Total Pengunjung : 24.336
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.156
Browser : Mozilla 5.0
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini : 139
Kemarin : 299
Total Pengunjung : 24.336
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.156
Browser : Mozilla 5.0
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Pemerintah Desa

ACHMAD KUSNURANWAR SOMALI

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

SRI YENI

Sekretaris
Tidak Ada di Kantor

ADE MULYANTO

BENDAHARA
Tidak Ada di Kantor

HERU PUJIANTO

KAUR PERENCANAAN
Tidak Ada di Kantor

YAYAT WIYATNO

KLIWON
Tidak Ada di Kantor

SUNADI

MALANG
Tidak Ada di Kantor

WALINAH

LAMBANG
Tidak Ada di Kantor

ROKIMIN

RAKSABUMI
Tidak Ada di Kantor

CASMITO

BEKEL I
Tidak Ada di Kantor

HENDRA

BEKEL II
Tidak Ada di Kantor

BUDI SETIAWAN

BEKEL III
Tidak Ada di Kantor

SUDENO

BEKEL IV
Tidak Ada di Kantor

RASTANI

BEKEL V
Tidak Ada di Kantor